Web Toolbar by Wibiya -->
Ping your blog, website, or RSS feed for Free

Saturday, 12 May 2012

Cara Kerja Sistem Endokrin Pada Manusia

Berdasarkan cara kelenjar mensekresikan cairannya, kelenjar dibedakan menjadi dua yaitu :

1.) Kelenjar eksokrin merupakan kelenjar yang memiliki saluran pengeluaran untuk menyalurkan hasil sekesinya. Zat sekret berupa enzim, keringat, dan air ludah.
Macam dan contoh kelenjar eksokrin :
a.  kelenjar tubuler sederhana, contohnya kelenjar Lieberkuhn pada dinding usus
b.  kelenjar tubuler bergelung sederhana, contohnya kelenjar keringat pada kulit
c.   kelenjar tubuler bercab`ng sederhana, contohnya kelenjar fundus pada dinding lambung
d.  kelenjar alveolar sederhana, contohnya kelenjar mukus dan kelenjar racun pada kulit katak
e.   kelenjar alveolar bercabang sederhana, contohnya pada kulit
f.   kelenjar tubuler majemuk, contohnya kelenjar Brunner pada usus dan kelenjar susu
g.  kelenjar alveolar majemuk, contohnya kelenjar susu ( glandula mamae )
h.  kelenjar tubulo-alveolar majemuk, contohnya kelenjar ludah submaksilaris ( bawah rahang atas ).
2.) Kelenjar endokrin merupakan kelenjar yang tidak memiliki saluran pengeluaran. Sekret yang dihasilkan adalah hormon. Contoh kelenjar endokrin adalah kelenjar tiroid, paratiroid, dan adrenal.

B.     Hormon
Hormon merupakan senyawa organik yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Selain dihasilkan dari kelenjar endokrin, hormon ada pula yang dihasilkan dari sel-sel saraf tertentu yang disebut neurosekretori. Hormon yang dihasilkan disebut neurohormon.
Di dalam tubuh manusia terdapat 9 kelenjar endokrin yang penting yaitu :
1. Hipotalamus. Terletak di otak depan dan berfungsi penting dalam pengaturan homeostasis (penyeimbang).

Hormon dan Fungsi hormon dari Hipotalamus :
No.
Hormon yang dihasilkan
Fungsi
1.
Hormon penggiat kortikotropin/ corticotrophic releasing factor (CRF)
Merangsang lobus anterior hipofisis agar mensekresi adrenocorticotrophic hormone (ACTH)
2.
Hormon penggiat hormon tubuh/ growth hormone releasing factor (GRF)
Merangsang pengeluaran hormon tubuh somatotropic hormone (STH)
3.
Hormon penggiat tirotrofik/ thyrotrophic releasing factor (TRF)
Merangsang lobus anterior hipofisis agar mensekresi thyroid stimulating hormone (TSH)
4.
Hormon penggiat hormon FSH/ follicle stimulating hormon releasing factor (FRF)
Merangsang lobus anterior mensekresi FSH (follicle stimulating hormone)
5.
Hormon penggiat hormon LH/ luteinizing hormone releasing factor (LRF)
Merangsang lobus anterior mensekresi LH (luteinizing hormone)

2.    Kelenjar Pituitari atau Hipofisis
Kelenjar Hipofisis terletak di dasar  otak besar. Kelenjar hipofisis dibagi menjadi 3 bagian (lobus) yaitu bagian anterior, tengah, dan posterior. Kelenjar ini sering disebut “master of glands” atau “kelenjar raja” karena sekresinya digunakan untuk mengontrol kegiatan kelenjar endokrin lainnya. Artinya, kelenjar endokrin lain baru mensekresi hormon setelah mendapat “kiriman” hormon dari kelenjar hipofisis.

 a.    Hipofisis Bagian Depan (Anterior) disebut adenohipofisis.

b. Hipofisis Bagian Tengah
     Hipofisis bagian tengah hanya aktif di masa bayi dan menghasilkan hormon Melanocyte Stimulating Hormone (MSH) yg berfungsi untuk mensintesis melanin (pigmen kulit yg memberi warna hitam pada kulit).
c. Hipofisis Bagian Belakang (Posterior)
                Hipofisis bagian posterior disebut neurohipofisis.

3. Kelenjar Pineal
Kelenjar pineal terletak pada otak tengah. Kelenjar ini menghasilkan melatonin. Kelenjar pineal diduga membantu mengatur siklus proses fisiologi siang dan malam sehingga mempengaruhi pola tidur, selera makan, dan suhu tubuh. Kadar melatonin paling tinggi terjadi di malam hari sehingga membuat kita mengantuk sedangkan pada siang hari kadarnya sedikit.

4. Kelenjar Tiroid
Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yg berfungsi mengatur reaksi metabolisme karbohidrat, mengatur penggunaan O2 dan CO2, mempengaruhi perkembangan tubuh dan mental.

5. Kelenjar Anak Gondok (Paratiroid)
Kelenjar ini menghasilkan hormon paratiroid, kerja hormon ini dibantu oleh vitamin D.

6. Kelenjar Anak Ginjal (Adrenal)
Hormon yg dihasilkan adalah hormon adrenalin yg berfungsi mengubah gula otot (glikogen) menjadi gula darah (glukosa).

7. Pankreas
Menghasilkan hormon insulin yg berfungsi mengubah gula menjadi glikogen pada hati dan otot lurik. Selain menghasilkan insulin, pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yg berfungsi menaikkan gula darah dgn mengubah glikogen menjadi glukosa.
8. Ovarium
Ada dua macam hormon yang dihasilkan, yaitu :
a.       Estrogen, dihasilkan oleh folikel Graaf. Fungsinya adalah merangsang pertumb.ciri-ciri kelamin sekunder pada wanita dan perilaku seksual.
b.      Progesteron, dihasilkan oleh korpus luteum. Fungsinya adalah memelihara kehamilan, perkembangan dan pertumb. kelenjar air susu.

9. Testis
Adalah organ reproduksi laki-laki, berfungsi sebagai penghasil spermatozoa dan hormon testosteron. Hormon ini berpengaruh terhadap perkembangan cirri-ciri kelamin sekunder pada pria dan perilaku seksual.


1 comment: